Pentingnya Fan Belt di Kendaraan Bermotor Kita

Posted By: Fadli Firmansyah In: Artikel On: Friday, December 4, 2015 Comment: 0 Hit: 685

Apa sih fan belt pada mobil? Penting gak sih fan belt itu? Cara merawatnya bagaimana? Temukan jawabannya di sini!

Bagi kita para pemilik kendaraan bermotor, khususnya mobil, terkadang melupakan, mengabaikan, bahkan tak tahu betapa pentingnya komponen fan belt pada kendaraan mereka.

a

Fan belt adalah komponen pada mobil yang memegang peran penting dalam putaran mesin kendaraan kita. Bila kita tidak merawatnya dengan baik dan benar, maka dapat dipastikan fan belt kendaraan bermotor kita bisa putus dan mengakibatkan mogok. Salah satu indikator dari rusaknya fan belt Anda adalah menyalanya lampu accu dan bunyi berisik atau aneh di ruang mesin.

a

Apabila fan belt pada mobil sudah putus atau rusak, maka salah satu cara untuk memperbaikinya adalah dengan menggantinya dengan yang baru. Ingat, jika ingin mengganti dengan yang baru, usahakan samakan ukuran, jenis, dan tipenya. Hal ini dilakukan agar tidak timbul lagi kerusakan yang lebih parah jika fan belt tidak sesuai dengan tipe mesinnya.

a

Jika fan belt Anda putus ditengah jalan dan Anda tak punya fan belt cadangan, maka jalan satu-satunya adalah dengan membawa mobil Anda dengan perlahan sambil memperhatikan temperatur mesin. Jika sudah melampaui batas maka hentikan kendaraan Anda dan tunggu sampai dingin. Anda juga dapat mematikan AC, tape, lampu, dan lainnya untuk membantu mendinginkan mesin.

a

Fungsi utama fan belt adalah meneruskan tenaga dari poros engkol ke dinamo amper, pompa air, dan kipas pendingin. Yang paling utama adalah menggerakan dinamo amper, karena tujuan utama dari mesin ini adalah untuk menghasilkan listrik. Listrik atau energi yang dihasilkan oleh mesin ini digunakan untuk mengisi accu dan juga mesin-mesin yang diaktifkan dengan menggunakan tenaga listrik. Akan tetapi jika fan belt mobil putus, maka hal ini akan membuat accu pada mobil Anda kehabisan daya dan menyebabkan mobil mogok.

a

Berbeda lagi dengan kipas pendingin. Fungsi mesin ini adalah untuk mensirkulasikan aliran udara dari arah depan mobil yang akan melalui radiator. Pompa air beda lagi, mesin ini berfungsi sebagai menyalurkan air pendingin pada sistem pendingin. Hasilnya? Menjaga panas mesin kendaraan selalu pas (tidak terlalu panas, tidak terlalu dingin).

a

Tips Merawat Fan Belt

Berikut kami berikan kepada Anda beberapa tips yang dapat Anda terapkan atau lakukan untuk merawat fan belt mobil Anda.

1. Cek secara berkala. Periksa apakah fan belt mobil Anda aus, kurang lentur, atau hampir putus. Jika ada tanda-tanda kerusakan seperti ini, maka gantilah fan belt Anda dengan yang baru untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan.

a

2. Apabila fan belt Anda sudah tidak kencang lagi (kendor), maka atur sampai benar-benar tegang. Jika terlalu kendor maka performa yang dihasilkan tidak akan maksimal.

a

3. Jangan pakai pelumas secara berlebihan. Biasanya hal ini terjadi apabila fan belt berisik, para pengendara selalu memberikan banyak sekali pelumas untuk mencegah atau menghilangkan suara berisik ini. Apabila terlalu banyak, maka fan belt akan sering slip dan dengan sering terjadinya slip, maka akan menimbulkan panas yang berlebihan.

a

Itulah tips-tips yang dapat kami berikan untuk merawat fan belt mobil Anda. Sudahkah Anda merawat atau mengecek fan belt Anda?

a

Artikel ini dipersembahkan oleh Mitraparts, penyedia suku cadang mesin bergaransi mulai dari AVR generator sampai filter Perkins untuk kendaraan bermotor Anda.

Comments

Leave your comment